Kelebihan dan kekurangan menjadi anak bungsu menurut nesti

Posted in Cerita-Q, curhat dengan kaitan (tags) , , on 28 November 2009 by nesti

Berhubung weekend ini tidak seperti yang aku bayangkan, jadi akhirnya nyepi di ruang tamu. Aneh ya? Dirumahku memang yang paling jarang di tempatin ya ruang tamu. Bukan karena nggak ada tamu,tapi kebanyakan yang datang malah duduk di ruang keluarga. Dan sekarang aku punya ide menulis tentang keuntungan dan kerugian jadi anak bungsu. Ini sih cuma pandangan subjektif aja,
Berikut daftarnya
Kelebihan:
-Paling dimanja
-lebih lama diperhatikan orang tu
-paling lengkap fasilitasnya(maksudnya lebih baik dari pada kakak-kakak ku)
- bisa dapat nasihat-nasihat dari yang lebih tua.jadi banyak masukan-masukan.
Kekurangan:
-Sering di perintah melakukan hal-hal kecil,kadang ini membosankan.
-kalau lagi berantem sama kakak,aku yang kadang di tindas,hmm..sebenarnya agak-agak lebay si…
Cukup sekian aja deh,oya..aku heran,kenapa aku di jadikan tempat curhat sama anggota keluarga yang lain?
Aku tau bagaimana cara mereka saling menilai…

Buat kalian yang baca tulisan ini,kelebihan dan kekurangan jadi anak bungsu apa?

Tidak ingin berbicara pada boneka panda lagi

Posted in Cerita-Q, curhat dengan kaitan (tags) , , on 24 November 2009 by nesti

Aku diam dan hanya melirikmu sesekali,tapi itu kulakukan setiap hari.
Aku tidak pernah tau kapan pastinya aku mulai melihatmu dengan cara yang berbeda.

Rasa ini selalu mengisi hari-hariku.
Kadang mengembang,kadang juga mengempis.

Andai kau tahu perasaanku,mungkin aku akan selalu berwajah merah padam setiap kali mataku dan matamu tak sengaja bertemu.

Biar aku diam,aku mengamati senyummu,tawamu..
Baca selebihnya »

Libur panjang idul adha yang kunanti

Posted in Cerita-Q, curhat on 24 November 2009 by nesti

Libur panjang datang juga.Udah nggak sabar pengen bersantai ria. Asyik! dosen-dosen udah setuju kalo hari rabu dan kamis nggak ada kuliah.
Tapi dirumah cuma bisa mengandalkan hp buat internetan.
Nggak apa-apa deh,jarang-jarang bisa lama-lama dirumah.

Tapi nggak ada buku yang bisa kubaca,sayang sekali. Liburan kurang afdol kalau tanpa buku bacaan.
Mau siapin rencana buat ketemu sama temen-temen SMA deh…
My mom…im coming!!

Apa Alasanmu sesungguhnya?

Posted in Uncategorized on 27 Oktober 2009 by nesti

Memang sedikit salah..tapi knp kau menentangnya seperti kau tak pernah melakukan nya?
Kau melakukan nya lebih banyak..beratus kali lipat dibanding dia. kalau begitu…kenapa kau dulu melakukannya? Aku ingin tau alasanmu…
Dan kenapa kau jadi tobat.mungkin orang yg sudah tobat akan berhak menghakimi org yang belum tobat.terlebih,karena racun yg kau tebar dulu. ini memang hanya kenyataan dri sudut pandangku. aku tak ingin kau marah mengetahui perasaanku.sungguh,aku hanya ingin tahu alasan mu,
Itu saja…
Menangis bukan berarti sedih,menangis menyimpan banyak arti…yg jelas aku pasti bisa melewatinya…ini bukan jembatan gantung rusak pertama untuk kutempuh bkn?

Note : smg kau bnr2 tobat,selamanya karena kalau tidak,aku akan tersenyum heran…

PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 199/PMK.03/2007

Posted in information on 27 Oktober 2009 by nesti

TENTANG

TATA CARA PEMERIKSAAN PAJAK

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang :

bahwa dalam rangka melaksanakan Ketentuan Pasal 31 ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007, perlu menetapkan Peraturan Menteri Keuangan tentang Tata Cara Pemeriksaan Pajak;

Mengingat :

1. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1983 Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3262) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 85, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4740);
2. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1997 tentang Dokumen Perusahaan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 18, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3674);
3. Keputusan Presiden Nomor 20/P Tahun 2005;

MEMUTUSKAN :

Menetapkan :

PERATURAN MENTERI KEUANGAN TENTANG TATA CARA PEMERIKSAAN PAJAK

BAB I
UMUM

Pasal 1

Dalam Peraturan Menteri Keuangan ini yang dimaksud dengan :

1. Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan yang selanjutnya disebut Undang-Undang KUP adalah Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007.
2. Pemeriksaan adalah serangkaian kegiatan menghimpun dan mengolah data, keterangan, dan/atau bukti yang dilaksanakan secara objektif dan profesional berdasarkan suatu standar pemeriksaan untuk menguji kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan dan/atau untuk tujuan lain dalam rangka melaksanakan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.
3. Pemeriksaan Lapangan adalah Pemeriksaan yang dilakukan di tempat kedudukan, tempat kegiatan usaha atau pekerjaan bebas, tempat tinggal Wajib Pajak, atau tempat lain yang ditentukan oleh Direktur Jenderal Pajak.
4. Pemeriksaan Kantor adalah Pemeriksaan yang dilakukan di kantor Direktorat Jenderal Pajak.
5. Pemeriksa Pajak adalah Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak atau tenaga ahli yang ditunjuk oleh Direktur Jenderal Pajak, yang diberi tugas, wewenang, dan tanggung jawab untuk melaksanakan Pemeriksaan.
6. Tanda Pengenal Pemeriksa Pajak adalah tanda pengenal yang diterbitkan oleh Direktur Jenderal Pajak yang merupakan bukti bahwa orang yang namanya tercantum pada kartu tanda pengenal tersebut sebagai Pemeriksa Pajak.
7. Surat Perintah Pemeriksaan adalah surat perintah untuk melakukan Pemeriksaan dalam rangka menguji kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan dan/atau untuk tujuan lain dalam rangka melaksanakan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.
8. Pembukuan adalah suatu proses pencatatan yang dilakukan secara teratur untuk mengumpulkan data dan informasi keuangan yang meliputi harta, kewajiban, modal, penghasilan dan biaya serta jumlah harga perolehan dan penyerahan barang atau jasa, yang ditutup dengan menyusun laporan keuangan berupa neraca dan laporan laba rugi untuk periode Tahun Pajak.
9. Data yang dikelola secara elektronik adalah data yang bentuknya elektronik, yang dihasilkan oleh komputer dan/atau pengolah data elektronik lainnya dan disimpan dalam disket, compact disc, tape backup, hard disk, atau media penyimpanan elektronik lainnya.
10. Penyegelan adalah tindakan menempelkan kertas segel dalam rangka Pemeriksaan pada tempat atau ruangan tertentu serta barang bergerak dan/atau tidak bergerak yang digunakan atau patut diduga digunakansebagai tempat atau alat untuk menyimpan buku, catatan, dokumen termasuk data yang dikelola secara elektronik dan benda-benda lain, yang dapat memberi petunjuk tentang kegiatan usaha atau pekerjaan bebas, atau sumber penghasilan Wajib Pajak yang diperiksa. Baca selebihnya »

PENGARUH KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN

Posted in Uncategorized on 17 Mei 2009 by nesti

ABSTRAK

PENGARUH KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL TERHADAP
KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN

Oleh
Wening Kartikawati

Kinerja keuangan adalah prestasi yang dicapai oleh perusahaan dalam periode tertentu yang mencerminkan tingkat kesehatan dari perusahaan tersebut. Kepemilikan institusional merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kinerja perusahaan. Adanya kepemilikan oleh investor institusional akan mendorong peningkatan pengawasan yang lebih optimal terhadap kinerja manajemen, karena kepemilikan saham mewakili suatu sumber kekuasaan yang dapat digunakan untuk mendukung atau sebaliknya terhadap keberadaan manajemen.

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kepemilikan institusional dengan kinerja keuangan perusahaan. Kinerja keuangan perusahaan dalam penelitian ini diukur menggunakan rasio profitabilitas yaitu: ROA, ROE, dan NPM. Dengan menggunakan metode purposive judgement sampling, sampel yang memenuhi kriteria dalam penelitian ini adalah 30 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2003-2006.

Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini regresi sederhana. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan institusional berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan yang diukur menggunakan rasio profitabilitas yaitu: ROA, ROE, dan NPM. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa semakin tinggi kepemilikan institusional maka akan semakin efektif monitoring yang dilakukan pemegang saham terhadap kinerja manajemen sehingga kinerja keuangan perusahaan akan lebih optimal.

Kata kunci: kepemilikan institusional, kinerja keuangan, profitabilitas.
Baca selebihnya »

materi perkembangan peserta didik

Posted in pendidikan dengan kaitan (tags) , , on 16 Maret 2009 by nesti

PERKEMBANGAN KREATIVITAS

A. KREATIVITAS DAN TEORI BELAHAN OTAK

Perkembangan kreativitas sangat erat kaitannya dengan perkembangan kognitif individu karena kreativitas sesungguhnya merupakan perwujudan dari pekerjaan otak. Para pakar kreativitas, misalnya Clark (1988) dan Gowan (1989) melalui Teori Belahan Otak (Hemisphere Theory) mengatakan bahwa sesungguhnya otak manusia itu menurut fungsinya terbagi menjadi dua belahan, yaitu belahan otak kiri (left hemisphere) dan belahan otak kanan (right hemisphere). Otak belahan kiri mengarah kepada cara berfikir konvergen (convergen thinking), sedangkan otak belahan kanan mengarah kepada cara berfikir menyebar (difergent thinking).

Berkenaan dengan teori belahan beserta fungsinya ini (Clark, 1983: 24) mengemukakan sejumlah fungsi otak sesuai dengan belahannya itu sebagaimana tertera pada table berikut ini.

Fungsi Belahan Otak Kiri dan Belahan Otak Kanan
(Clark, 1983: 24)

No. Belahan Otak Kiri
(Left Hemisphere)
1.Math, history, language

2.Verbal, limit sensory, input

3.Sequential, measurable

4.Analytic
5.Comparative
6.Relational
7.Referential
8.Linier
9.Logical
10.Digital

11.Scientific, technological

Belahan Otak Kanan
(Right Hemisphere)
1.Self , elaborates and increases variabels,
2.inventive
3.Nonverbal perception and expressiveness
4.Spatial
5.Intuitive
6.Holistic
7.Integrative
8.Nonreferential
9.Gestalt
10.Imagery ,Better at depth perception
11.facial recognition
Mystical, humanistic

B. PENGERTIAN KREATIVITAS SECARA UMUM

Kreativitas didefinisikan secara berbeda-beda oleh para pakar berdasarkan sudut pandang masing-masing. Barron (1982: 253) mendefinisikan bahwa kreativitas adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru. Guilford (1970: 236) menyatakan bahwa kreativitas mengacu pada kemampuan yang menandai cirri-ciri seorang kreatif. Guilford mengemukakan dua cara berpikir, yaitu cara berpikir konvergen dan divergen. Cara berpikir konvergen adalah cara-cara individu dalam memikirkan sesuatu dengan pandangan bahwa hanya ada satu jawaban yang benar. Sedangkan cara berpikir divergen adalah kemampuan individu untuk mencari berbagai alternative jawaban terhadap suatu persoalan.

Utami Munandar (1992: 47) mendefinisikan kreativitas sebagai berikut. “Kreativitas adalah kemampuan yang mencerminkan kelancaran, keluwesan, dan orisinalitas dalam berpikir serta kemampuan untuk mengolaborasi suatu gagasan.” Utami Munandar (1992: 51) menekankan bahwa kreativitas sebagai keseluruhan kepribadian merupakan hasil interaksi dengan lingkungannya. Baca selebihnya »

cuma ingin kalian bisa mengerti

Posted in Uncategorized dengan kaitan (tags) on 26 Februari 2009 by nesti

hari-hari yang sangat sibuk dan sangat membingungkan. tugas dari dosen yang bertumpuk membuat aku semakin stres. Tugas kelompok yang sebenarnya cukup mudahpun belum terselesaikan. Karena anggotanya yang ga kompak. Aku cuma pengen kita jadi tim yang kompak, itu saja. Toh ini semua untuk kita…ya untuk kita. aku tau kalian juga pasti pusing dengan tugas-tugas yang lain. Karena aku juga mengalaminya.
Aku cuma ingin kita bisa bekerjasama dengan sebaik mungkin,semampu kita….

Aku tahu

Posted in Uncategorized dengan kaitan (tags) on 5 Januari 2009 by nesti

Aku tahu bahwa aku ada
Bahwa aku di sini
Bahwa aku berdiri
Tapi bimbang itu masih lekat dalam diriku
Aku seperti dalam ruang gelap
Tak tahu walau ada batu bertumpuk di hadapan ku
Meraba-raba jalan
Mencari sinar terang

Malu bertanya sesat di jalan

Posted in curhat on 24 November 2008 by nesti

Setelah tadi malem ngelembur buat ngerjain tugas Hari ini lmyn fresh lagi setelah melalui banyak kejadian konyol…di mulai dari kampuz..gara-gara dosen ga dateng,aku sama dyah mendarat di kantin setelah duduk ga da kerjaan di kelas..pas lagi makan,tercetus ide kita buat jalan ke karang..langsung deh ngajakin eka..begitu selesai makan,kita berdua cabut ke kosan ku.jam 11an kita start dari unila.kita ketemuan ma eka n temennya di depan ramayana…tujuan utama kita ke moka…ok…di mulai dari aku yang sok tau,dengan entengnya naek damri jurusan t.karang-teluk betung.jadilah kita berempat keliling teluk….
Temen-temen dah pada curiga kalo kita nyasar…omg!emang kita salah naek bus…huhu. gimanapun,ini kan berawal dari kesotoy-an ku. Si kondekturnya malah bilang sambil menepuk dahinya,”aduh,kalian salah jurusan,makanya tanya,biar ga sesat dijalan?” kita cuma bisa senyum-senyum miris. Akhirnya kita sampe di moka jam 1..dah pada lemes semua tuh anak-anak.aku langsung menuju ke starbox yang emang tujuan utama ku…jadilah di starbox kita nyanyi-nyanyi ga jelas…n keliling-keliling (ga jelas juga) n baru pulang setelah kaki mulai pegel….