Petualangan di Bogor (It was my little dream)

Hal-hal berikut ini mungkin adalah hal-hal yang sebenarnya sangat sederhana bagi orang lain, tapi bagiku ini lebih dari biasa, it was extraordinary experience. Kau tau, untuk meminta ijin pada orang tuaku saja, sebenarnya sudah dag, dig, dug, secara aku belum pernah pergi jauh tanpa ada yang mengawasi. It was my first time. Terima kasih untuk .

Bogor itu menurutku kota yang nyaman, alamnya yang sejuk, pohon besar sepanjang jalan, tidak seperti tempat aku tinggal, di Bandar lampung, menemukan pohon besar di jalan sangat jarang. Dan soal masyarakatnya, mereka membuat wisatawan nyaman. Kita tak perlu takut di Bogor, orangnya baik-baik sekali, lagi aku membandingkannya dengan Bandar Lampung yang menurutku orangnya tak terlalu ramah,apalagi pengucapan bahasa indonesia dengan logat sunda jadi nyaman banget di telinga ku. Di Bogor tidak ada angkot dengan musik yang bikin telinga sakit, mungkin hal itu cuma ada di Bandar lampung saja. (Lebih milih angkot tanpa musik deh daripada dengar musik nggak jelas) Oya, aku suka angkutan disana lebih tertata dari Bandar lampung, meskipun jumlahnya banyak, tapi tetep aja teratur, nggak dikemudi seenak hati. Maklum pengalaman di bandar lampung kurang mengenakkan. Itu sekilas pendapatku tentang transportasi angkutan umum di Bogor.

Niatnya di Bogor mau mengunjungi banyak tempat wisata, tapi ternyata nggak kuat kakinya. Di Botanical garden saja kami jalan kurang lebih 20 km. Nggak nyangka bisa jalan sejauh itu…kakiku ternyata kuat, lebih kuat dari waktu belanja..hehehe. Hampir semua tempat kami kunjungi di botanical garden. Tak lupa mengabadikan kisah ini lewat lensa. Banyak hal yang aku dan Dinar perbincangkan selama di sana, tentang indahnya botanical garden , Tempat ini wajib dikunjungi, karena kita bisa melihat beragam flora yang sangat menawan. Di tempat ini kami juga punya misi, yaitu menemukan tempat-tempat yang dulu dinar dan keluarganya kunjungi. Dengan bermodal foto 10 tahun yang lalu, kita berusaha mencari dan mencari, akhirnya hanya satu yang tidak ketemu, yaitu pohon yang merambat dan membentuk terowongan. Lainnya, beres..seperti king tree, dan tempat-tempat lain yang aku nggak tau namanya. Intinya Botanical garden is amazing place.

Begitu keluar dari Botanical Garden, kami ke pasar surya kencana.Hari itu sudah terlalu sore untuk belanja, jadi kami cuma survey saja. Dua hari kemudian, baru berwisata belanja di sana. ini salah satu yang nggak aku suka di bogor. Pasar oligopoli. Toko souvenir di depan Botanical Garden yang cuma ada enam dan berjejer rapat, mereka semua kompakan, jadi konsumen lebih susah menawar. Barang-barang nya menurutku terbilang mahal, kan ini kota yang banyak di kunjungi wisatawan. Karena kami belanja di satu toko, jadinya habis banyak: 24 kaos dan 5 tas serta beberapa gantungan kunci, masa Cuma dapat potongan sedikit…Keluar dari toko itu, dompet langsung menipis seketika…,hari itu benar-benar tepar, akumulasi capek hari sebelumnya juga, karena pas hari sabtu main ke Jakarta dan pulang jam 8 malam. Benar-benar tak kusangka kakiku sekuat itu. o..iya, Saat di pasar suryakencana tak lupa juga foto-foto di toko bunga. Segar-segar dan cantik sekali bunganya…ingin dibelikan seseorang, tapi siapa ya??haha..

Itu sepenggal kisah petualangan kami di Bogor, Mau coba??

Berikut gambar-gambar hasil jepretan kami

3 thoughts on “Petualangan di Bogor (It was my little dream)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s